Tentang Kami

Rabu, 13 Oktober 2010

PE JUARA 1


Ini adalah gambaran Kambing PE juara 1
Besar toh badannya......

Senin, 11 Oktober 2010

Kaligesing

Kaligesing
Kambing Kaligesing
Kambing Kaligesing Ras Senduro
Kambing Kaligesing Ras Senduro Lumajang

Sabtu, 11 September 2010

Sudah laku keduanya bulan Februari 2011

Adakah makanan diatas yang tersisa

Saling menyurung dengan serudukan kuat dan tajam

Kami tetap akur bersama

Ketika kami berlatih kami selalu mempertimbangkan keseimbangan

Bentuk tubuhku yang kekar dan ekor belakang yang mengembang menandakan aku adalah calon pejantan tangguh

Kami berlatih untuk saling menyerang dan bertahan

Sengaja aku tampil untuk menunjukan keperkasaanku

Kami berdua sama-sama punya ekor yang cantik dan siap bagi siapa saja yang mau beli kami

Lihatlah ekorku yang cantik

Kami berdua belum punya lawan betina

Menoleh ke Juragan

Tinggiku sampai badan sudah 78 cm lebih

Panjangku sudah lebih dari 1 meter

Usiaku sudah 13 bulan

Siapakah aku

Menanti Juragan

Berduel dalam kebersamaan

Sang pejantan Tangguh sekaligus calon petarung

Turun kandang

Nakula Sadewa Kaligesing sedang santai

Senin, 12 Juli 2010

Kaligesing bisa jadi ternak yang menyenangkan

Kambing Kaligesing memang memiliki bentuk tubuh yang unik dan ukurannya jauh lebih besar dari kambing-kambing biasa yang ada di pasaran. Kepalanya yang hitam dan badannya yang putih memberikan nuansa yang kontras tapi berani dan gagah. Memang kambing ini cukup manja karena, makanan yang disediakan harus selalu berganti-ganti agar tidak bosan. Kambing kaligesing yang sudah dewasa juga mampu mengunyah batang jagung (tebon) yang keras, itu artinya kalau kita kesulitan cari pakan bisa beli dipasaran yang biasanya diperuntukan untuk ternak sapi, biasanya satu ikat seharga lima ribuan.
Kalau dipajang di halaman rumah, apalagi baru saja dimandikan wah... wah kayaknya mantap, yang memandang akan merasa semangat dan gagah melihatnya....

Selasa, 11 Mei 2010

Politik Indonesia Kini

Politik di Indonesia kini sedang mengarah pada model oligarkhi baru, dimana ada beberapa kelompok besar yang berusaha untuk membentuk kekuasaan demi kepentingan kelompok-kelompok tersebut saja. Mereka berpandangan bahwa kekuasaan kini dan yang akan datang hanya mereka sajalah yang dapat menikmatinya dan hanya mereka-mereka sajalah yang akan mempertahankan dan secara bergantian diantara mereka yang akan menikmati lezatnya kue kekuasaan.
Politik dagang sapi sangat nampak dan begitu kasatnya sehingga rakyatpun tertawa sekaligus sedih melihatnya. Sehingga boleh dibilang mereka tidak bisa berpolitik (seandainya politik diartikan sebagai sebuah cara-cara halus untuk mendapatkan sesuatu). Tetapi memang inilah yang sedang terjadi di Indonesia, sebuah fase yang memang sedang dilalui oleh sebuah bangsa besar. Fase dimana para penguasa merasa tidak ada lagi yang patut dibanggakan kecuali mereka mampu melakukan apapun yang mereka mau dengan melupakan apa yang rakyat Indonesia mau. Mereka lupa bahwa media di Indonesia punya peran yang sangat besar sehingga setiap gelagat para politikus, rakyat tahu.
Saat ini dengan adanya blok oposisi yang mampu mempertahankan kebenaran dan tidak lupa pada apa yang mereka katakan pada rakyat patut diapresiasi. Sementara koalisi yang ada dalam pemerintahan patut terus dikoreksi karena di dalam koalisi banyak yang tidak konsisten mengenai pandangan dan sikap mereka terhadap berbagai isu politik di negeri ini. Dalam tulisan ini saya menilai secara jernih, tidak ingin membela oposisi maupun koalisi tetapi silahkan para politikus berperan di Senayan, tetapi jujur jaga ucapan dengan perbuatan, rakyat tahu mana yang akan mereka pertahankan untuk mewakili mereka di Senayan.

Jumat, 07 Mei 2010

Inikah Wau wau


Wau wau ini banyak tersebar di wilayah Indonesia

Kamis, 29 April 2010

Kaligesing Ledokombo





Kaligesing

Wah ganteng sekali ini namanya Nakula si calon pejantan keren, usianya sudah 8 bulan lebih, makanan idolanya daun nangka dan beras jagung,,,, wah...wah manja sekali ya... , silahkan kalau ada yang minat bisa hubungi saya di 08155929029

Naik Bus way ok juga

Naik bus way memang bukan yang pertama kali buat saya, tetapi entah yang ketiga atau keempat kalinya saya baru sadar kalau kita mau keliling Jakarta cukup dengan Rp 3.500.- saja. Dari Ragunan sampai Senin Center yang menempuh sekitar 1 jam jika tidak macet saja cukup dengan merogoh kocek tiga ribu lima ratus rupiah saja. Saat itu saya ada keperluan di tetangga Ragunan alias Deptan, kalau mau ke Ragunan dari pasar senin, maka pemberhentian pertama turun di Matraman, kemudian kedua turun di Halimun dan dilanjutkan ke Dukuh atas, dilanjutkan ke Ragunan atau juga bisa turun di SMK 57. Sementara kalau dari Ragunan mau ke Senin maka turun di Halimun dahulu, Matraman baru Pasar Senin.
Bagi kalian yang mau pulang ke Sumatera dari Bandara Soekarno Hatta naik bus Damri ke Gambir (Rp 20.000,-), terus naik bemo ke Halte bus way di belakang Sekretariat Negara (Rp 10.000,-), setelah itu naik ke bus way Rp 3.500.- turun di Harmoni selanjutnya ke Kalideres sebagai tujuan akhir. Di Kalideres bisa naik Arimbi ke Merak.

Minggu, 28 Februari 2010

Merintis Peternakan Kaligesing di Ledokombo Jember

Saat ini di wilayah Jember mulai marak untuk mengembangkan peternakan kambing jenis Kaligesing. Saya sendiri mulai tertarik dengan jenis Kaligesing setelah saya bertemu dengan salah seorang nasabah saya (yang kebetulan saat itu saya masih di posisi marketing untuk mikro banking). Kambing etawa ras Kaligesing merupakan kambing berkualitas dari persilangan antara kambing lokal dengan kambing Etawa asal India. Kambing jenis ini awalnya banyak ditemui di wilayah Kaligesing Purworejo, namun saat ini sudah banyak menyebar ke berbagai wilayah Jawa Timur dan Sumatera. Ketertarikan saya menemui puncaknya pada saat saya membuka blog Lumbung, yang mengantarkan saya pada seorang pecinta Kaligesing di daerah Kencong Jember.
Tak butuh waktu lama saya langsung meluncur ke Kencong untuk melihat-lihat Kambing Mas GFR, yah akhirnya saya tertarik untuk mengoleksi dua pejantan tangguh yang diberi nama Nakula dan Sadewa.
Bupati Purworejo sendiri meminta agar ras Kaligesing dengan kualitas super untuk dipatenkan dan tidak dijual ke Malaysia. Karena khawatir dengan maraknya aksi klaim yang dilakukan oleh Malaysia secara sepihak yang selama ini menghiasi pemberitaan di tanah air.
Melalui blog ini saya mempersilahkan kepada para pembaca untuk sharing atau berbagi informasi mengenai usaha ternak Kaligesing ini. Saya juga membuka ruang lebar-lebar kepada siapapun yang ingin bekerja sama dan berinvestasi di usaha peternakan ini. Keterbatasan modal dan pemasaran memang masih menjadi kendala utama dalam usaha ternak ini. (kepada pecinta Kaligesing silahkan berbagi di blog ini dan kontak HP 0331-3561380).

Kamis, 04 Februari 2010

Pelajaran Hidup

Belajar hidup itu lebih sulit dari mempelajari ilmu yang sudah ada di bangku sekolah atau kuliah. Itu karena belajar ilmu yang sudah ada dibangku kuliah, adalah cara-cara umum yang hampir seluruhnya bisa di terima oleh hampir semua komunitas, sedangkan belajar hidup itu hanya terjadi pada diri kita dan kita harus mempelajari sendiri cara-cara untuk menyelsaikan masalah kita sendiri.

Lesson for life
Lesson for life is more difficult then studying science which was given in classroom. It's caused general lessons and rather for all could be accepted by all community, while lesson for life happens just on us and we have to study it by our specific way in resolving our problem.

Selasa, 02 Februari 2010

Perdana

Bismillahirahmanirahim saya buat blog ini semoga bermanfaat untuk semua orang (pada hari Selasa 02-02-2010)
Bismillahirahmanirahim my hope created this blog is aspirating for all kind of people (Thursday 2010/02/02)